51. Cinta Yang Disimpan dalam Diam

647 Words

Lokasi : Mansion Portofino, 7 tahun kemudian. "Ya. Aku adalah pria itu, Aveline." Suara Dominic terdengar berat dan tenang, nyaris seperti deru pelan angin malam yang mengelus lembut daun-daun di luar Mansion. Sebuah pengakuan yang begitu sederhana, namun mengandung gulungan badai perasaan yang menghentak di d**a Aveline. Gadis itu menatap lekat wajah Dominic di dalam keremangan cahaya temaram di kamar. Seketika kilas balik tujuh tahun lalu pun melintas dalam benaknya, seperti potongan mimpi yang mendadak menjadi nyata. Malam ketika ia sedang duduk sendirian, malam ketika sebuah setangkai mawar kuning ditinggalkan di panggung. Malam saat ia merasa dilihat… benar-benar dilihat, untuk pertama kalinya dalam hidupnya. Dan sekarang, semuanya menjadi masuk akal. Lukisan wajahnya yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD