Sudah lewat tengah malam di kastil tua itu, namun Dominic masih terjaga. Ia berdiri di balkon kamar, setelah memastikan Aveline tertidur dengan pulas dan hangat dengan selimut yang nyaman serta usapan lembut di ubun-ubunnya. Istrinya akan lebih cepat tertidur saat Dominic membelainya seperti itu. Saat ini ia masih mengenakan setelan hitam dengan kancing yang separuh dilepas, serta dasi yang tergantung longgar di lehernya. Di tangannya ada selembar koran bisnis internasional yang baru saja dikirim langsung oleh kurir khusus. Halaman utamanya memuat sebuah tajuk besar: "Ezra Blaine Menggelar Pameran Amal Global untuk Menyorot Etika Bisnis Industri Internasional" Tapi bukan itu yang membuat rahangnya mengeras karena geram, melainkan kutipan langsung dari Ezra yang dicetak dalam kolo

