Aveline terbangun dengan rambut berantakan dan mata yang masih berat. Hangatnya sinar matahari yang menerobos masuk dari jendela besar membuat kulitnya bersinar samar. Ia pun seketika menggeliat, lalu baru menyadari bahwa dirinya tak bisa bergerak bebas. Sontak saja manik birunya melirik ke samping ranjang. ... dan mendapati jika salah satu lengan kekar milik Dominic Wolfe tengah melingkari pinggangnya dengan ketat, seperti rantai pengikat. Kepala pria itu tertunduk sedikit ke bahunya, dan bibirnya menyentuh kulit Aveline di sana. “Aku masih hidup, Dominic. Kamu bisa melepaskan pelukannya sekarang,” guman Aveline dengan suara serak, ketika menyadari jika pria itu juga sama-sama baru bangun. “Tidak,” jawab Dominic cepat. “Apa pun yang membuatmu bangun lebih dulu dariku adalah anca

