64. Sepasang Mata Di Dalam Kegelapan

852 Words

Langkah Dominic memasuki galeri seni kecil di ujung distrik Portofino ibarat badai yang tenang tapi mendebarkan. Setelan gelapnya menyatu dengan aura kuat yang membuat orang-orang secara refleks menyingkir dari jalannya. Beberapa wanita yang sedang menatap lukisan di sisi kanan pun spontan menoleh, mengikuti sosok tinggi dengan rahang tegas serta sorot mata tajam itu dengan kagum. Namun Dominic tak mempedulikannya, karena matanya hanya mencari satu sosok. Aveline. Dan saat ia menemukan gadis itu berdiri manis di depan lukisan, seraya berbincang hangat dengan pria paruh baya yang tampaknya kurator galeri ini, Dominic pun langsung merasa dadanya terasa kaku karena cemburu. “Little Dove,” suaranya terdengar rendah dan dalam, membuat Aveline menoleh cepat. “Astaga, Dominic. Kamu~” Sebe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD