Pertemuan (2)

1035 Words

~Adin POV~ "Eh! Tunggu bentar, aku kebelet, titip ya!" aku berlari ke arah toilet di restoran itu. Saat sedang membayar di kasir tiba-tiba aku kebelet, dan buru-buru meninggalkan mereka. Setelah selesai dengan urusanku aku berjalan agak cepat keluar dari toilet, kasihan kan kalau mereka menunggu lama. BRUUKK! Seorang wanita sepertinya tak sengaja menabrakku hingga jatuh, aku sedikit meringis karena bokongku terasa sakit. "Maaf ya, aku buru-buru, kamu gapapa kan?" aku menerima uluran tangannya. Saat aku menoleh untuk melihat wajahnya, aku langsung menegang. Keringat terasa mengucur di dahiku. Aku menelan salivaku. Dia adalah orang yang sama yang duduk bersama kak Vino di cafe beberapa hari lalu. "Hey, kamu kenapa? Maaf ya, tadi aku gak sengaja," dia melambaikan tangannya di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD