Mentari tampak meninggi ketika seorang bocah kecil sedang duduk di salah satu meja makan. Mata indah itu selalu menatap ke arah pintu masuk. Seolah sedang menunggu kedatangan seseorang. "Kinan makan dulu ya sayang!" seru seorang wanita sambil memegang semangkuk nasi dengan sayur bening. "Kinan tunggu om," jawab bocah itu sambil menggeleng. Wanita itu pun teringat akan pria yang kemarin duduk di meja ini. Tiba-tiba sebuah ide pun terbesit di benaknya. "Oh ... tadi ibu ditelepon sama om. Katanya kalau Kinan belum makan om tidak mau datang." "Mam Bu, a ..," pinta bocah itu sambil membuka mulutnya. Ia kemudian makan dengan lahap sekali. "Anak pintar," puji wanita itu dengan senangnya. Tidak lama kemudian Jaka datang dan menghampiri. Ia kemudian berpesan "Teh Ninis, nanti kalau Kinan su

