Pagi ini Kevin sudah mulai beraktivitas seperti sediakala. Sebenarnya dari kemarin siang, kondisinya telah membaik. Obat yang diberikan oleh Frans memang mujarab. Maka dari pada itu Kevin mempercayainya sebagai dokter pribadi. "Mbak Ning akan kembali bekerja dan aku ingin kamu fokus untuk melayaniku saja. Ingat jangan ceritakan rahasia pernikahan kita!" pesan Kevin sebelum pergi entah ke mana. "Baik Tuan," sahut Mela dengan patuh. Ia tampak gembira mendengar kedatangan Mbak Ning yang kembali bekerja di rumah ini lagi. Tidak lama setelah Kevin pergi, sebuah mobil berhenti di depan pintu gerbang. Seorang perempuan paruh baya turun dari kendaraan itu. Setelah bercakap dengan seorang penjaga, wanita itu diperbolehkan masuk. "Assalamualaikum ...," ucap Mbak Ning dengan seulas senyum meng

