Bab. 22 Menjaga Hati

1007 Words

Malam terus merambat jauh, hari ini keadaan Mela sudah jauh membaik. Ia sudah dalam posisi mau tidur sambil memeluk boneka beruangnya. "Kamu temani aku tidur ya!" ujar Mela sambil mencium bonekanya. Kevin yang masih berada meja kerjanya tampak tersenyum simpul mendengar istrinya berbicara dengan boneka. "Crazy," lirih pria itu sambil mengamati Mela dengan dari kamera CCTV yang tersambung ke ponselnya. Bila di perhatikan dengan saksama Mela itu memiliki kecantikan alami. Bibirnya merah delima, matanya indah dengan bulu yang lentik. Apalagi tubuhnya yang membuat Kevin jadi ingin melakukannya lagi, seolah menjadi candu. Pria itu pun jadi tidak fokus bila membayangkan apa yang pernah terjadi di antara mereka. Ketika pingsan saja tubuh Mela mampu membakar gairah Kevin. Apalagi kalau wanit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD