Bab 29 Belah Duren

1452 Words

Setelah dinner romantis itu , Kevin mengajak Mela duduk di depan api unggun. Mereka kemudian bercakap-cakap sambil menikmati keindahan malam. Di mana bulan purnama tampak menggantung indah. Bintang-bintang pun ikut menemani seolah tidak mau terpisahkan. "Indah sekali bulan itu," ujar Mela dengan penuh kekaguman. "Iya, secantik dirimu," puji Kevin yang membuat Mela tampak tersipu malu. [Ya Allah, hamba tahu tidak pantas untuk Tuan Kevin, tetapi salahkan hati ini bila mencintainya?"] batin Mela dengan perasaan yang bergetar. "Apakah kamu senang hari ini?" tanya Kevin sambil menatap istrinya yang tampak mengangguk pelan. "Boleh aku minta sesuatu Mel?" Mendengar itu Mela pun balik bertanya, "Apa yang bisa saya berikan kepada Tuan?" "Hatimu!" jawab Kevin sambil menatap bibir merah del

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD