Bab. 45 Hurt 2

1730 Words

Mela tampak terkejut ketika baru saja membuka pintu kamar. Kevin sudah berdiri sambil menatapnya dengan tajam. "Kamu mau ke mana?" tanya Kevin ketika melihat Mela sedang menenteng sebuah tas cukup besar. "Jangan berharap kamu bisa pergi dari rumah ini!" Sambil mundur beberapa langkah Mela kemudian balik bertanya, "Bukankah tugas saya sudah selesai sebagai istri sementara?" "Belum, kamu lupa kita sudah sepakat untuk tidak berpisah," jawab Kevin mengingatkan. Mendengar itu Mela kemudian menatap tajam ke arah Kevin. Dengan mata yang memancarkan kemarahan, sakit hati dan penyesalan. Ia kemudian berkata dengan lantang. "Itu karena saya tidak tahu, jika dia wanita yang kamu cintai. Bebaskan saya sekarang juga!" Kevin tampak menggeleng seraya berkata, "Tidak!" Ia segera melangkah maju seh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD