"Mas, darimana?" Mayang berusaha untuk mensejajarkan langkahnya. Menyusul langkah Zidan, menuju ke kamar mandi. Baru datang suaminya itu bukannya menyapa atau apa, malah melengos masuk tanpa kata-kata sedikitpun. Dan ketika keluar tadi Zidan pun tidak memberitahu kemana dirinya akan pergi. Sehingga ia khawatir dengan keberadaan suaminya itu. "Bertemu klien di bawah. Ada file yang belum aku pindahkan." Zidan menghentikan langkahnya. "Kamu jangan banyak bertanya aku darimana dan kemananya. Karena aku disini bekerja bukan liburan." Melanjutkan langkahnya menuju ke kamar mandi. Mayang tertegun. Melihat sikap Zidan yang tiba-tiba saja tidak memperdulikan dirinya. Sangat berbeda dari Zidan yang sebelumnya. Bahkan dari Zidan yang beberapa jam yang lalu bersamanya. "Kamu pulangnya duluan s

