CHAPTER 12

947 Words

"Akaa bantu mama nak, anterin una ya, papa sama kak raka kan masih capek, natasya temenin aka ya, ntar mereka berantem pasti, tante sama mama masih urusin data data yang mau disusun,gapapa ya?" Pinta selyn pada tasya agar ia menjadi penengah antara luna dan arka. Mau tak mau tasya tak bisa menolak,ia mengiyakan permintaan selyn yang entah bagaimana jadinya nanti. "Ma kak ra--" "Aka jangan bantah kenapa?" Arka memutuskan langsung keluar rumah mengambil mobil daripada berdebat dengan mamanya,pasti arka akan kalah. Selama diperjalanan luna duduk di kursi nomor dua,sedangkan tasya duduk disebelah kursi kemudi,itu adalah ide luna. Ia mengatakan bahwa ia akan tidur dikursi nomor dua, sehingga mau tak mau tasya harus duduk disebelah arka. "Nyokap bokap kalian berdua aja rekan bisnis, kal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD