“TOLONG pastikan dia sampai di depan rumahnya,” pesan Victor pada supirnya yang hendak mengantar Amanda pulang. “Terima kasih, padahal aku bisa naik Taxi saja,” sahut Amanda, yang berdiri di samping Victor. “Tidak masalah, kamu sudah mengantarku sampai ke rumah jadi aku ingin balas budi saja,” jawabnya tanpa ekspresi. “Oh ya, aku belum tahu namamu,” lanjut Victor, baru ingat harus menanyakan nama dari gadis yang sudah menolongnya. “Apa Bos benar-benar tidak mengetahui namaku?” Bukannya menjawab, Amanda justru balik bertanya. Victor mengernyitkan dahi heran. “Bagaimana mungkin aku tahu nama dari gadis yang bahkan baru aku kenal hari ini,” timpalnya, mengubah wajah Amanda menjadi murung, mungkin ibunya Juliet belum memberitahu soal dirinya sebagai calon istri Victor. Amanda sontak meny

