Kota Wendlyn * Masa sekarang . . . Seorang pria tua melangkahkan kakinya di tengah kota dengan kepala yang terus menoleh ke segala arah. Matanya membaca setiap tulisan yang ada di depan pertokoan tersebut, berusaha mencocokannya dengan tulisan pada kertas yang ia miliki. Bruk ! Tiba - tiba saja pria itu menabrak seseorang karena tak melihat lurus ke arah depan. Matanya berkaca - kaca saat menatap orang yang baru saja ditabrak olehnya memandang marah ke arahnya. Pria yang baru saja ditabraknya itu menelisik penampilan William dari ujung kepala sampai dengan ujung kaki. "Cih!" cibirnya sambil membersihkan bahunya yang tertabtrak oleh William seolah merasa jijik dengan pria itu. "Pasti bukan dari Kota Wendlyn," ucapnya lagi sebelum akhirnya pergi meninggalkan William. William melihat

