Lydia mengernyitkan dahi kala melihat Alden sudah berdiri menunggu nya di depan kampus, lagi lagi membuat kehebohan. Memuat para mahasiswi berseru ria melihat nya. Siapa yang tidak tertarik dengan Alden, seorang pengusaha muda dengan wajah maskulin juga mobil jazz putih kesayangan nya. Tentu saja para cewe histeris melihatnya, bak melihat seorang tokoh fiksi yang menjadi nyata. "Mama!" seru Aspen langsung berusaha berlari ke arah Lydia. Lydia yang melihat balita itu tertatih berlari padanya tertawa kecil. "Pintar sekali anak Mama" bangga Lydia lalu menggendong Aspen dan menciumi hidung mungil nya. "Bagaimana kuliah nya? Ada yang mengganggu Mama Aspen?" celetuk Alden membuat Lydia bergidik ngeri. "Kau gila ya" ucap Lydia lalu masuk ke dalam mobil bersama Aspen. "Mama anak ku memang

