Cantik

706 Words

"Pa, Mama!" seru Aspen sembari memukul mukul lutut Alden yang tengah sibuk berkutat dengan laptop di depannya. "Nanti Pen, Mama lagi pusing kasihan. Sama Papa dulu ya?" Aspen yang nampak mengerti dengan ucapan Alden memberenggut. "Mama sakit" ujar Alden "Kit?" tanya Aspen yang diangguki Alden. "Iya, sakit. Aspen sama Papa dulu ya?" balita kecil itu mengangguk anggukan kepala nya. "Kaya paham aja" kekeh Alden lalu membiarkan balita kecil itu berjalan jalan di ruangan nya. Ruangan Alden memang dibilang aman untuk balita. Alden bahkan menyewa tukang dan tidak menempati ruangan nya selama beberapa hari agar ruangan nya di renov menjadi ruangan yang bersahabat dengan Aspen. Seperti sudut meja yang sudah di beri pengaman, lantai yang tidak licin dan dingin. Alden memang kadang terlihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD