"Emhh ... Mass, apa kamu sudah pulang?" gumam Isyana dengan mata yang masih separuh terpejam karena rasa kantuk dan raga yang kelelahan di atas tempat tidur. Belaian di rambut panjang hitam legamnya membuat Isyana terbangun dari tidur lelapnya. Cahaya ruangan masih remang senja dan lampu belum dinyalakan semenjak kepergian Harvey siang tadi. "Ohh yeah, aku baru pulang dari Kapadokia!" jawab pemuda itu spontan dan membuat Isyana melebarkan matanya lalu duduk. (Kapadokia sebuah region, tempat wisata di Turki, biasanya untuk naik balon udara) "Siapa kamu? Kenapa asal masuk ke kamar ini?!" hardik Isyana dengan tatapan galak dan penuh curiga. "Yoyoyo ... calm down, Lady!" Pemuda tak dikenal itu mengulurkan tangan kanannya untuk berkenalan. "Aku Lorenzo, sepupunya Harvey. Apa dia tak perna

