Drrrr …. Drrrr …. Ponsel baru dan sangat bagus keluaran terbaru milik Sari berdering. Dia gak mungkin ngangkat pas ada Sinta. Ntar ngiri karena Sari dibeliin hape sama Elgio. Yaudah dia buru-buru alesan aja mau ke perpus buat ngeprint lagi tugasnya. Sinta juga ada urusan jadi mereka berpisah sampai disini. “Halo …. Ini siapa ya?” tanya Sari karena yang neleponnya nomor baru. Nomornya juga kayak nomor rumah atau kantor bukan nomor biasa. “Kami dari kepolisian.” Lah, polisi? Ngapain polisi nelepon Sari. Dia lemes dong. Lagi berdiri deket perpus tiba-tiba oleng. Ada apaan ini? “Hahh …. Polisi?” Dia gak percaya kali aja ini penipu zaman sekarang yang suka minta pulsa atau minta di transfer. “Iya. Nenek anda ada di kantor kami.” Mendadak tangan dan kaki Sari dingin kayak es batu. “Maksud

