"Gustiiii …. Lieur sirah inces!" keluh Pink saat dia sudah mematikan panggilan dari bosnya. Sirah adalah kepala dalam bahasa Sunda. Ipunk ini orang Sunda. Lebih tepatnya Bogor. Kadang dia menggunakan bahasa alay dan bahasa sunda jika mengeluh. Kan Elgio tidak mengerti bahasanya. "Nape lu Punk?" tanya sekretaris Elgio. Kebetulan kan Ipunk pas lagi nelpon lewatin mejanya sekretaris yang satu ini. "Ish …. Pink Mbak Hitu, pake T lagi jadi hitut! (hitut = kentut) Ini masih siang, jadi Pink. Malam baru Ipunk." Soal nama aja Ipunk sampe sensian. Orang gak salah kena sembur ya khan. Ribet amat jadi orang. "Bawel amat lu. Pake ngatain nama gue kentut pula!" Ingin rasanya Hitu menepuk kepala Ipunk dan memberinya pelajaran, tapi urung ia lakukan. Ipunk kan sumber dana kala dia ngirit akhir bulan.

