Part 21

1054 Words

Aku memang terlambat menyadarinya, hingga ku terpuruk dalam penyesalan. Tapi aku janji aku akan mengejar maafmu. ~Alvian Ramadhan~ ======================== “Assalamualikum aby, umy” vian langsung menyalami ke dua mertuanya “wa’alaikum salam warahmatullah” jawab keduanya “loh nak vian sendiri saja, dari mana nak? Terus hulyanya kemana?” kepala umy syafa menoleh kesana kemari mencari keberadaan putri keduanya Deg… Mendengar pertanyaan umy syafa kepala vian seperti disambar petir disiang bolong. “apa? Umy tidak bercanda kan? Bukannya hulya pulang kesini mi?” vian sudah diserang kepanikan “bercanda apa sih nak vian? Hulya memang tidak disini” tanya umy syafa yang tidak mengerti ucapan vian “Kalau hulya tidak disini, terus hulya dimana umy, aby?” vian semakin gusar “ada apa sebenar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD