Air mata

1104 Words

Sore menjelang malam, Aidan baru kembali ke suite setelah menyelesaikan rapat internal dengan Kenny dan Anita. Rapat itu membahas kelanjutan proyek dan revisi desain berdasarkan masukan brilian Anisa, serta penundaan jadwal Anisa selama dua hari. ​Saat rapat selesai, Anita langsung melancarkan protesnya. ​"Kak Aidan, aku mohon. Aku khawatir dengan Mbak Anisa. Aku melihat wajahnya saat di lokasi tadi. Dia butuh teman," pinta Anita. ​"Dia ditemani oleh room service dan suite ini. Dia sudah kuberi obat dan makanan. Dia baik-baik saja," jawab Aidan dingin. ​"Bukan itu maksudku! Aku mau ada di sana, aku mau menjaganya," desak Anita. "Aku punya ide, Kak. Bagaimana kalau kita tukar kamar? Aku yang tidur di suite dengan Mbak Anisa, dan Kakak tidur di kamarku dan Kenny." ​Ide tukar kamar itu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD