"Silakan Mbak, Mas, dinikmatin pudingnya terus dinilai." Laura memotong puding yang mereka buat tadi siang lalu membaginya kepada beberapa asisten rumah tangga dan tulang kebun, kerena keramahan dan kebaikan keluarga Banyu selama ini maka mereka semua tampak akrab dan tidak canggung. Bella tampak masih sedikit murung, duduk di atas pangkuan Miranda yang duduk di sofa ruang keluarga di mana semuanya berkumpul, masing-masing dari mereka mendapatkan sepotong puding coklat dan sepotong puding mangga usai makan malam. "Puding coklat ini enak banget, pasti karena yang membuatnya dua wanita istimewa," gumam Banyu saat mengunyah puding coklat buatan Miranda dan Bella. "Kenapa Bella dan Omah istimewa, Daddy?" tanya Bella. "Karena kalian adalah orang yang sangat Daddy sayangi, Omah adalah se

