Banyu bangun tanpa semangat pagi ini, beruntung masih ada Celine dan Excel yang membantu mengurus semua usahanya hingga ia bisa fokus pada pencarian anak dan istrinya. Rumah itu benar-benar terasa sepi, biasanya saat memejamkan mata di malam hari dan membukanya di pagi hari wajah cantik sang istri yang menemani tetapi sudah hampir hampir sebulan ini hanya foto pernikahan merekalah yang menghiasi dinding dan hatinya yang berbalut sunyi. Bukan tanpa usaha, tentu saja lelaki itu telah mengerahkan semua kemampuannya tetapi memang belum ada hasil yang bisa ia dapatkan, Banyu meraup wajahnya mengusap rasa lesu yang masih menggelayuti, menghirup udara pagi dalam-dalam lalu menghembuskannya pelan berharap sesak dalam dadanya sedikit berkurang. Ting .... Bunyi notifikasi ponselnya membuat

