Semenjak kembali menjalin hubungan dengan Genta, aku memang menjadi sangat norak. Hal-hal biasanya menurutku sangat memalukan, kali ini nggak lagi. Aku bahkan nggak sungkan untuk mengutarakan perasaanku pada Genta, walaupun dengan kata-kata yang terasa begitu berlebihan. Beda halnya dengan Genta, dia tetap sosok cuek dan hanya berbicara seperlunya menyangkut perasaannya padaku. Tapi saat dia mengutarakan apa yang dirasakannya, aku serasa meleleh karenanya. Bayangin aja, Genta yang cuek tiba-tiba aja mengatakan bagaimana perasaannya padaku. Walaupun cuma sekali dalam setahun, aku sangat senang karenanya. Lihat saja bagaimana reaksinya saat hampir semua karyawan di lantai enam ini menggodanya dan mengucapkan selamat karena rencana pernikahan kami, dia tetap tenang dan terlihat nggak terpen

