Perjaka tua

1808 Words

Siska menatap bocah kecil yang saat ini masih terlelap dalam tidurnya. Wajah tenang Ravi mengingatkannya pada Hiro. Dulu, ia sering kali menatap wajah tampan adiknya yang tengah tertidur lelap lama-lama. Hiro mewarisi ketampanan ayahnya, sedangkan Siska lebih mirip dengan ibunya. Siska adalah gambaran masa muda Indah dulu. Siska tak ingin mengganggu tidur nyenyak Ravi, ia memilih untuk segera membersihkan tubuhnya, karena pagi ini dirinya harus pergi ke kampus. Setelah selesai mandi dan bersiap-siap, Siska melangkah keluar dari kamar Ravi sambil membawa tas gendongnya yang berisi pakaian kotornya yang akan dirinya cuci di rumahnya. “Pagi, Tante, Om,” sapa Siska saat masuk ke ruang makan, lalu meletakkan tas gendongnya ke kursi kosong yang ada di sebelahnya. “Loh, Sis. Kamu mau pergi?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD