“Odelia, malam ini kau tidak usah masak. Kita makan di luar saja.” Noah menghampiri Odelia yang baru saja selesai mandi. Tatapan pria itu menatap tubuh Odelia yang masih memakai handuk—dan rambut yang dililit oleh handuk. “Kau bosan masakanku?” tanya Odelia pelan sambil menekuk bibirnya. Sampai detik ini, Noah masih berada di apartemennya. Hal tersebut yang membuat Odelia berpikir kalau akan memasak untuk Noah. Tapi, sayangnya niat Odelia harus terurung, karena Noah melarangnya memasak. Noah melangkah mendekat, melingkarkan tangannya ke pinggang Odelia, mencium leher Odelia yang harum sabun. “Mana mungkin aku bosan dengan masakanmu. Aku hanya tidak ingin kau kelelahan. Tadi kan aku sudah membuat energy-mu banyak terkuras.” Pipi Odelia merona malu mendengar ucapan Noah. Tak dipungkiri

