Chapter 35

1108 Words

Gara tertawa dengan puas ketika ia mendengar Stefanni menceritakan hal yang semalam ia dan Joanna lihat. Terutama, Gara menertawakan kebodohan Joanna yang dengan mudahnya mempercayai omongan tetangga barunya yang mengatakan tentang hal-hal mistis. "Puas banget lo ketawanya, Gar," sungut Joanna "Lagian elo aneh. Hal-hal begitu masih saja dipercayai," sahut Gara tidak ingin kalah. "Namanya juga kita hidup berdampingan sama 'mereke'. Gar. Jadi wajar saja kalau Joanna percaya," timpal Stefanni. Nampaknya gadis itu sedang membela Joanna. "Terus, akhirnya mereka minta maaf nggak?" tanya Edwin. "Gue suruh minta maaf, baru mereka lakuin," sahut Stefanni. "By the way, kalian ada komunikasi sama Wanda nggak?" tanya Varo mengalihkan pembicaraan. Seketika itu juga, raut wajah Gara yang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD