Part 21 (Cemburu)

1509 Words

Karena kesal dengan suaminya Almahira pulang lebih dulu. Perkataan Ashraf saat di kantin terus berputar di kepalanya, hal itu membuat Almahira ingin mengacak-ngacak wajah tampan Ashraf. Dadanya bergemuruh hebat setiap mengingat perkataan suaminya. BRAK “NGESELIN BANGET SIH!” teriak Almahira setelah menutup pintu kamarnya dengan cukup kencang Brugh Almahira menjatuhkan tubuhnya di pinggiran kasur. Amarahnya ingin meledak-ledak. “Awas saja kalau udah ada di rumah nanti.” gumamnya “Almahira bakal kasih pelajaran ke Pak Ashraf.” “Bukannya dibantuin malah diledekin. Awas saja nanti!” Almahira menarik nafas panjang lalu ia hembuskan secara perlahan agar bisa lebih tenang. Ia tidak boleh sering marah-marah karena wajahnya bisa keriput di usianya yang masih muda. “Oke. Kamu harus bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD