Jaemin dengan cepat menutup wajahnya, ia tak ingin melihat wajah Jeno yang tersenyum kemenangan karena berhasil mendesaknya mendesah karena mengepit jarinya di lubangnya. Jeno sendiri menghentikan permainannya sejenak, ia membiarkan jarinya tertahan disana dengan terus memainkan jarinya di dalam sana. Sensasi yang Jaemin rasakan membuatnya pikirannya menggila, ia tak bisa menahan desahannya lagi hingga membuat ia menggigit bibirnya kuat hingga berbekas merah. Jeno meneruskan permainannya membuka seragam Jaemin, pemandangan yang pernah ia lihat di ruang kesehatan sekali lagi terpajang indah di depannya. Tanpa menunggu ia memainkan dengan pelan p****g Jaemin yang sudah menegang sejak tadi. Saat merasakan tubuh Jaemin mulai bergetar ingin mencapai klimaks, Jeno menghentikan semuanya. Ia m

