Alunan lagu dari grup band Dewa 19 menggema dalam kamar Andra. Lagu yang begitu menggambarkan keinginannya, agar angin malam ini bisa menyampaikan rasa rindunya pada Gita. Andra berdiri di balkon kamarnya dengan kedua tangan yang bersandar pada pagar pembatas. Matanya memandang lurus ke depan untuk menikmati indahnya malah kota Singapore. Segelas jus jeruk menemani malamnya yang sepi yang selalu dibalut dengan rindu. Andra tidak memperdulikan akan kehadiran tiga Anak Onta lainnya. Baginya kesendirian lebih menenangkan dan membuatnya tenang. Walaupun hatinya tidak pernah merasakan ketenangan, tapi sepi dan berdiam diri cukup membuatnya nyaman untuk saat ini. Tuhan! Bisakah satu jam saja Kau pertemukan aku dengannya. Aku sangat merindukannya Tuhan. Tolong, untuk kali ini saja aku memo

