Kepergian Kenn dan Wildan

1848 Words

Langit sore begitu cerah, bias terang cahaya orange kemerahan begitu memanjakan mata. Di ufuk barat sana, matahari akan segera tenggelam meninggalkan bumi bagian Jakarta untuk beristirahat, sebelum esok hari ia akan kembali bersinar. Perpisahan memang selalu menimbulkan kesedihan yang mendalam, walaupun hanya satu bulan lamanya, tetap saja rasa sedih itu ada. Mereka yang selama empat tahun terakhir selalu bersama, bercanda, tertawa bahkan sedih pun bersama. Kini semua kembali seperti awal, di mana mereka harus terpisah dan menjalani hidup masing-masing. Gita masih belum melepaskan pelukan kedua Anak Onta nya, begitu sedih rasanya harus ditinggalkan lagi. Wildan dan Kenn berkali-kali berpesan untuk selalu mengabari mereka apapun kegiatannya, yang dijawab dengan anggukan saja oleh Gita.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD