Klak! Raihana membuka pintu kamarnya. Dia masih mengenakan baju yang tidur Adam yang kemarin. Maklum, ini adalah kali pertama dia menginap di apartemen Adam, jadi belum ada bajunya yang sengaja ditinggal di kediaman kakak angkatnya tersebut. Adam yang mendengar suara pintu kamar yang terbuka, langsung menoleh. “Eh, Hana. Sudah bangun? Ayo kita sarapan. Kakak sudah masak nasi goreng untuk kamu.” Raihana mengangguk. “Iya, kak.” Dia lalu menarik kursi makan dan duduk di sana. Dia memperhatikan menu yang ada di atas meja makan. Nasi goreng, omelet, dan kerupuk. Ada juga dua gelas teh hangat yang tentunya untuk dirinya dan Adam. Raihana menoleh pada Adam yang kini sudah duduk di hadapannya. “Kakak masak sendiri?” Adam mengangguk. “Tentu saja aku masak sendiri. Memangnya siapa yang akan me

