"Selamat ulang tahun Raihana yang cantik!!!" Seru mereka semua. Raihana yang tidak menyangka akan mendapat kejutan, tampak terkejut. Matanya yang indah langsung berkaca-kaca ketika sang nenek yang membawakan kue tart berlilin angka 11 melangakh ke arahnya. "Ayo tiup lilinnya!" Kata nenek begitu sudah di dekat Raihana. Raihana mengangguk cepat. Kemudian, dia langsung menutup lilin tersebut dengan disusul tepukan tangan orang-orang di sekitarnya. Hari itu mereka semua tampak bahagia. Pesta ulang tahun Raihana berlangsung sederhana. Hanya ada Pak Pramudia, nenek, Bik Ima, dan Adam. Tapi mereka tampak sangat bahagia. Pak Pramudia memberikan kado boneka yang besar, nenek baju baru, dan Bik Ima sepasang kuncit rambut berludru berwarna merah. Tapi, hadiah dari orang yang paling ditunggun

