Perdebatan Tuan Kin dan Adam

1305 Words

Raihana, Adam, Pak Pramudia, dan nenek sudah duduk saling berhadapan. Raihana duduk di sebelah nenek dan Adam satu sofa dengan Pak Pramudia. Adam yang tiba-tiba dipanggil untuk datang malam-malam seperti ini, tentu saja bingung. Dia sampai melihat wajah orang-orang di sekitarnya secara bergantian. "Ayah, bisakah ayah mengatakan maksud ayah memanggilku sekarang juga." Pinta Adam lembut. Dia memanggil Pak Pramudia ayah karena dia memang sudah menganggap pria 50 tahunan itu sebagai ayahnya sendiri. Pak Pramudia sendiri, sebenarnya bingung mau mengatakan ini pada Adam. Baginya, Adam itu kakaknya Raihana meskipun nyatanya bukan. Dan, agak aneh rasanya meminta Adam untuk menikah dengan Raihana walaupun menurut penuturan Raihana, Adam mencintainya. "Hmm, begini Adam. Maaf jika ayah lancang mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD