Bagian tiga puluh empat

484 Words

Seperti mimpi ia telah menemukan sang pujaan hati. tapi apakah ini nyata? ataukah ini hanya fatamorgana yang bisa hilang kapan saja? Entahlah. Jika memang begitu maka biarkanlah Rean nikmati barangnya sedikit saja agar rasa ini tidak tersiksa. Rean menaiki mobil fortunernya bewarna putih, tidak etis jika ke Ambalat menggunakan mobil berjenis mobil kota karena cukup terjangkau jalan bebatuan. Buk ... Buk .. Rean menutup pintu mobil begitupun dengan Lisa. Perjalanan dari tenggarong ke Ambalat sangat jauh sama-sama masuk kutai kartanegara. Tapi menghabiskan waktu dua jam lima puluh menit sejauh tiga jam lah. '' Kita akan beli keperluan di Samarinda aja ya. '' Ujar Rean sambil tersenyum. Perlahan ia mengeluarkan mobil dari garasi dan keluar ke jalan hingga ke jalan raya **** Lembuswana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD