Briana dipenuhi kegundahan dalam perjalanan menyusuri lorong kampus. Ancaman Ian yang akan merugikan Jake, tidak bisa ditepis begitu saja oleh Briana. "Apakah Ian benar-benar menginginkanku atau hanya egonya saja?" Tanya Briana lirih. Dia tidak paham bagaimana Ian begitu keras kepala sehingga menggunakan cara licik untuk mendapatkannya. "Apa Jake akan benar-benar hancur jika Ian mengungkap perselingkuhan kami. " Briana kembali dilema. Sulit memutuskan langkah yang harus diambil tak kala Jake berada dalam masalah besar akibat hubungan mereka. Briana tidak ingin Jake mendapat kesulitan ataupun terluka. Dia bahkan rela menukar kebahagiaannya agar Jake bahagia. "Apa yang harus aku lakukan, " lirih Briana. Di sisi lain, Jake juga mengingat kenangan yang menyakitkan. Ingatan akan mantan

