Hari Senin datang menjemput, saat nya kembali ke realita. Seperti yang telah terasumsikan berabad-abd, hari Senin adalah hari yang menjerit-jerit dan terasa sedikit lebih berat dari hari yang lain. “Senang banget lo ya.” Seloroh Salsa sambil menumpuk bokongnya di kursi pantry di sisi kiri Anna. “Liburan sama Dewa Yunani gue.” “Ck, bacot lo.” “Emang siapa sih cowok yang pergi sama lo itu ? Eh tapi, cewek apa cowok ? Rambutnya panjang gitu.” Tanya Anna sambil menyesap teh hangat nya. Pagi-pagi, kantor sudah ramai, sekarang hobi karyawan adalah datang terlalu cepat dan berleha-leha di pantry. Dari pada datang di jam seharusnya tapi hati dag-dig-dug kalau si bos datang lebih awal dari biasanya. “Cowok lah, gila lo Bang Ikram jadi cewek.” Sahut Salsa sewot. Salsa jelas sekali adalah fans

