Ikram dan Rahmat memutuskan untuk menginvestigasi paket barang yang dikirim dari Malaysia ke rumah mereka,Rahmat yakin 100% jika penglihatan nya tentang paket itu yang berasal dari syarifah tidak salah. Saat sampai di rumah, Kayana sedang sibuk didapur. Wanita setengah abad itu tampak sumringah dengan sesekali berbicara dengan nada riang pada ponsel nya yang terletak di alas meja, Kayana meng-loud-speaker ’kan sambungan nya. “Onty suka dengan bag yang Ipah bagi kat Onty, dah lama tau Onty nak bag tu, tapi tak ada masa lagi nak belanja.” Sahut Kayana terdengar di telinga Ikram dan Rahmat. Mereka tidak perlu curiga lagi dengan siapa Kayana berbicara melalui sambungan ponselnya. Pasti dengan Syarifah, apalagi terdengar sahutan dengan Bahasa Melayu dari sambungan telepon ibunya. Ikram berg

