BAB TIGA PULUH SATU

1967 Words

Sudah beberapa jam Sharyn berkutat di hadapan komputer meneruskan design dari para client, tapi rasa mual di perutnya itu masih terus menggangggu. Sebentar-sebentar dia akan berlari masuk ke dalam kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya. Begitu terus selama beberapa kali sampai-sampai Sharyn merasa kacau dan tak fokus dengan seluruh pekerjaannya. Meta yang duduk di samping kubikelnya pun ikut cemas. Tak jarang Meta menyodorkan segelas air minerala atau kadang tisu. Bahkan kali ini minyak kayu putih. “Ryn, pake ini deh biar perut kamu nggak error melulu. Geli ah daritadi denger orang mual-mual.” Meta tertawa sambil tangannya mengacungkan botol kecil minyak kayu putih. Meski terhalang kubikel, Sharyn masih bisa menatap wajah Meta yang tersenyum ke arahnya melalui kaca. “Makasih Mbak, maaf

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD