Semenjak Aarav memutuskannya, hari-hari Cerys tak lagi sama. Berada di dalam satu lingkup bersama orang yang telah menyakitinya tidaklah baik. Luka tetaplah luka. Kecewa tetaplah kecewa dan sakit hati tetaplah sakit hati. Perempuan bernama Audy pun selalu mengganggunya. Menuduhnya ini itu tak pernah berhenti bahkan Cerys bersama teman-temannya pernah diskors karena perkelahian antar perempuan. Awalnya hanya Cerys dan Audy saja yang berkelahi, Audy tak terima dirinya diolok balik padahal dia yang memulai duluan. Namanya pertemanan suka duka selalu bersama bukan? ketiga teman Cerys pun ikut mendapatkan getahnya. Sedangkan Aaraf, laki-laki itu tidak pernah menunjukkan keberadaannya di hadapan Cerys. Selain berbeda kelas, di lingkungan sekolah pun Cerys tidak melihat Aaraf. Namun dari mulut

