(Bukan) Istri Pilihan - Dilema Author's POV Senyum di bibir Yoshi lenyap seketika saat tangan itu kembali diam. Netranya terasa perih menahan air mata yang nyaris tumpah. Sinta menunduk dengan punggung terguncang karena tangis. "Dok, tadi jemarinya bergerak waktu saya pegang," kata Yoshi pada dokter Alya yang menghampiri. "Iya, Pak. Secara medis sebenarnya kondisi istri Anda tidak apa-apa. Pendarahannya nggak parah dan tensinya juga mulai stabil," jawab dokter Alya. "Semoga tidak lama lagi istri Anda segera sadar, ya." Mendengar penjelasan dokter, Sinta berpikir kalau mental sang adik sedang down dan menyebabkannya tidak lekas siuman. Ia tahu betapa dekatnya Anastasya dengan papa mereka. Melihat papanya masih dalam keadaan koma, pasti membuatnya kehilangan g*irah hidup. Di antara m

