Fauzi mengambil tas pakaian milik Anastasya dan menaruhnya di bagasi. Tampak di sana juga ada ransel dan travel bag mini. Yoshi yakin, mereka akan menginap dalam beberapa hari. Anastasya tidak berkata apa-apa. Setelah melepaskan genggaman tangan sang suami, dia langsung masuk mobil dan duduk di bangku tengah. Fauzi tersenyum pada Yoshi kemudian duduk di belakang kemudi. "Bu, saya minta nomer ponselnya Ibu." Yoshi mengeluarkan ponsel dari saku celananya. Bu Eri bingung. Dikasih atau tidak. Karena tidak enak kalau menolak, akhirnya wanita itu menyebut sederet angka. "Makasih, Bu." "Kami pergi dulu, Nak Yoshi. Assalamu'alaikum." "Wa'alaikumsalam. Hati-hati, Bu." Bu Eri duduk di sebelah Anastasya dan mobil bergerak meninggalkan halaman apartemen. Yoshi memperhatikan kepergian sang istri

