Ia sangat mendukung rencana Anastasya untuk membuka usaha di bidang kuliner. Namun apa dalam waktu dekat ini bisa? Sedangkan harus fokus pada persalinan dan merawat bayinya. Butuh waktu paling cepat dua bulan baru bisa memikirkan tentang rencananya. Uang memang ada. Bisa mempekerjakan berapapun karyawan. Tapi tak cukup hanya memerintah saja. Terlebih usaha itu baru merintis. Mereka akan bekerja sesuai instruksi. Sementara Anastasya masih butuh waktu untuk belajar dan mengurus diri. Ah, apakah serumit itu? Ponsel Bu Eri kembali bergetar. Diambilnya benda dalam tas. Berharap sang suami yang menghubungi, tapi rupanya Yoshi. [Maaf, Bu. Sudah sampai mana sekarang?] Bu Eri membaca dari jendela notifikasi. Ia menoleh pada Anastasya yang tampak memejam. [Kami masih mampir ke kota Batu, Nak Yo

