Fauzi menghela nafas panjang ingat peristiwa itu. Bagaimana mungkin seorang ibu tidak peka dan tidak percaya pada putrinya sendiri. Malah percaya pada orang lain. Tidak percaya wajar, kalau Anastasya ini bandel, suka melawan, dan bukan anak penurut. Tapi Anastasya anak yang 'sendiko dawuh' apapun kata orang tua. Bahkan dinikahkan dengan duda yang selisih usianya sepuluh tahun juga nurut. Apa yang kurang dari Anastasya selain dia anak yang tidak berprestasi dalam bidang akademik. Mungkin Bu Mega makin marah karena Anastasia dekat dengan dirinya dan sang ibu. Yang notabene dianggap rival olehnya. Andai bisa memilih, Fauzi tidak ingin menjalani hidup seperti ini. Seandainya dulu dia sudah besar dan bisa mencukupi kebutuhan ibunya, tidak akan membiarkan sang ibu menjadi wanita kedua. Namun j

