Luka Seorang Istri 2

1000 Words

Yoshi menatap istrinya. "Mas akan membawamu dan anak kita pulang. Nanti setelah Yusa sudah umur sebulan lebih, kita bisa mengajaknya sambang ke rumah papa. Kamu istriku dan akan selamanya begitu. Jangan punya pikiran tentang perceraian. Kita nggak akan pernah bercerai. Sekarang masih ada permasalahan yang harus mas selesaikan. Mas nggak ingin terjadi apa-apa sama kamu dan Yusa." Mereka saling pandang. Si mbak yang duduk di sofa sambil memperhatikan si kecil, seolah membeku ditempatnya. Dia serba salah terjebak di situasi seperti itu. Mau pergi salah, duduk diam juga tidak enak. "Mumpung anak kita tidur. Kamu juga tidur." Yoshi berdiri dan membantu Anastasya merebahkan diri. Kemudian dia pun duduk bersandar di dinding belakangnya. Matanya juga terasa pedih karena semalaman di tambah set

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD