Cintai memang menuntut suatu pengorbanan. Jika kita belum mampu berkorban demi ketaatan maka kita belum betul-betul mencintai sang pemilik alam. *** Aku merasa lega, saat melihat Albert terbangun, aku segera menghubungi Tante Berlin, memberi tahukan kepadanya, jika Albert sudah sadar. Pikiranku sendiri entah melayang kemana. Di sisi hati aku merasa lega saat Albert terbangun, namun juga entah aku tak tahu dengan perasaanku ini. Mungkin aku masih mencintainya, sama dengan dia yang mencintaiku, begitu dalam cintanya padaku hingga ia sampai terluka, sampai dia kecelakaan karena memikirkanku. Semua sudah di gariskan oleh Tuhan, Tuhan memberikan kami sakit hati, untuk belajar lebih kuat lagi, semua butuh waktu, rasa sakit itu suatu hari nanti akan berubah menjadi kebahagiaan, kebahagiaan be

