Hempaskan Pelakor!

1032 Words

Pagi itu Bramasta berangkat ke kantor seperti biasa. Setelan rapi, jam tangan terpasang presisi, ekspresi wajahnya kembali ke mode profesional yang selama ini dikenali publik. Tidak ada satu pun yang tampak janggal dari luar—seolah malam tadi hanyalah mimpi yang terlalu panjang. Di lobi gedung Wira Baja, layar besar sudah menampilkan berita terbaru. Bukan tentang skandal. Judul yang mendominasi justru proyek baru Wira Baja di Bali dan Indonesia Timur—investasi bernilai besar, lapangan kerja, ekspansi strategis. Dirga bergerak cepat. Terlalu cepat. Dan hasilnya efektif. Skandal yang sempat naik selama satu jam itu tenggelam dengan sendirinya. Di media sosial, narasinya berubah. Ada yang bilang itu strategi murahan untuk menaikkan pamor bisnis. Ada juga yang menuduh ulah rival yang k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD