Kecurigaan

1060 Words
Di tempat lain Yonna langsung saja menyiapkan semua makanan yang akan di makan oleh Dion yang sekarang menjadikan diri ini semakin mendalam. "Dion, ini ada makanan yang sudah aku buat kan."  Yonna berkata dengan senyuman nya.  "Hm... nanti aku makan nya di kantor saja, aku ada urusan yang sangat mendadak pagi ini."  Dion berkata kepada Yonna. "Tetapi ini makanan nya sayang dong tidak di makan!"  Yonna berkata dengan tenang. "Saat ini aku tidak bisa menghabiskan makanan itu, jika kau sayang silahkan makan saja."  Dion berkata dengan tenang dan langsung saja pergi dari rumah dan menuju mobil nya tanpa berpamit kepada Yonna. Yonna hanya terdiam dan dia berusaha untuk menenangkan hati nya sendiri dan melakukan yang terbaik saat ini.  Lalu Yonna berkata di dalam hati nya dengan keheranan. "Kenapa dia begitu? tidak biasa nya dia melakukan nya kepadaku. Huft... aku juga bingung akhir-akhir ini sudah melihat dia selalu pergi sepagi ini, sampai dia tidak melihat kalau aku sedang menyiapkan makanan sebanyak itu."  Yonna dengan wajah yang sangat tidak menyenangkan saat ini langsung saja, dia duduk untuk menyantap makanan yang telah di buat nya tadi, dengan wajah yang selalu menggerut dan dia hanya terus bertanya di dalam hati nya yang tidak menentu juga. "Hm... mungkin dia memang lagi sibuk juga dan dia merasa kalau makanan di kantor begitu praktis, ya sudah, aku sekarang lebih berfokus positif saja saat ini."  Yonna berkata di dalam hati nya dan dia merasa kalau semua nya  bisa di jalan kan lagi. Di tempat kerja itu Dion baru saja sampai dan dia seperti orang terburu-buru dan dia merasa kalau semua nya yang di lakukan itu hanya semata saja. tidak di sangka kalau dia berada di dalam ruangan melihat pria yang sedang duduk dan berusaha untuk menemui Dion yang dari tadi hanya melakukan yang terbaik. "Kau kenapa kemari?" sudah aku katakan jangan menujukkan diri mu itu kepada ku saat ini. demi apa pun perjuangan akan menjadi yang terbaik juga."  Dion berkata dengan tenang kepada pria tersebut yang sedang berada di hadapan nya saat ini. Lalu pria itu langsung berkata dengan singkat. "Kau itu seharus nya jangan membuat aku semakin penasaran saja, kenapa kau menghindari aku terus."  "Jangan ganggu aku lagi, di sini aku sudah menikah juga, jangan melakukan perbuatan itu menjadi sebuah masalah kepada rumah tangga aku saat ini. Jangan merasa diri ini semakin yakin pada semuany yang di lakukan." Dion berkata dengan nada yang sangat tinggi dan dia langsung mengusir nya dengan nada yang sangat kuat. Pria tersebut langsung pergi dengan wajah yang sangat kesal dan menutup pintu yang sangat kuat. Pria tersebut berkata "Tunggu saja kau akan merasa sakit nya." Lalu saat itu Dion yang dari tadi langsung saja terdiam sejenak dan tidak bisa bsrbicara apa-apa melihat kalau sosok itu akan datang lagi setelah lama pergi meninggalkan semuanya saat ini. "Arrghh... aku sangat kesal!!! Kenapa dia harus datang dengan wajah yang tidak bersalah begitu, banyak wanita yang membuat Yonna menganggap aku bukan yang terbaik saat ini jyga. aku harus menutupi semua nya kepada istriku dan jangan sampai dia mengetahui semua nya sampai detik ini akan membuat ini semakin kacau saja." Dion berkata dengan wajah yang sangat cemas yang tidak biasa nya. Tok... Tok...  "Masuk..." "Iya pak, permisi. Saya ingin mengantarkan semua berkasa dan laporan yang belum di selesaikan saat ini."  Sekretaris itu berkata dengan tenang saat itu. "Iya berikan kepada ku semua berkas yang akan aku bereskan saat ini. Kau harus melakukan yang terbaik juga untuk menjelaskan nya. dan untuk metting besok tolong di urus dengan benar. Oo iya saya mau beritahu kepadamu untuk jangan menyuruh siapa pun itu orang yang datang ke dalam ruangan saya sembarangan."  Dion menjelaskan dengan sedikit tegas kepada sekretarisnya. "Oo iya pak maaf tadi ada teman anda yang sedang menunggu nya di sini tadi, soal nya dia berkata sudah janjian terlebih dulu, maka nya saya mengiya kan tadi."  "Iya lain kali jangan katakan kalau aku berada di kantor katakan saja aku sudah pergi keluar Kota karena itu hanya mengganggu aku sampai tidak tahu harus berkata apa lagi." Jelas Dion kepada Sekretaris nya yang kebingungan apa yang sudah di katakan tadi kepada nya saat itu. Lalu sekretaris itu berkata "Baiklah pak, saya akan melakukan apa yang sudah anda beritahu terlebih dulu, jadi saya harap tidak ada permasalahan besok hari nya." "Oke baiklah, kalau begitu kau boleh melanjutkan pekerjaan nya sekarang. dan ingat untuk besok kita akan melakukan meeting yang seharusnya di selesaikan saat ini."  Dion berkata dengan wajah yang sangat lesu dan membuat diri nya semakin kacau dan tahu harus bagaimana lagi menghadapi setiap hari nya kalau akan hadir di dalam hidup ini.   Dion selalu merasa ada yang akan menganggu dia saat ini dengan segala macam cara nya dan membuat diri ini semakin tidak yakin pada diri ini juga saat ini  Suasana di dalam kantor Yonna yang sangat ramai itu membuat diri nya semakin kacau dan dia tidak tahu kalau sedang mengalami sedikit sesak pada diri ini. lalu dia merasa ingin berjalan untuk makan siang, tetapi dia ingin sekali makan siang bersama suami nya saat ini. "Seperti nya aku mengunjungi Dion saja, agar dia merasa kalau tidak ada yang bisa di hadapi saat ini, aku juga merasa kalau kita berdua sudah sangat jarang kalau untuk makan siang bersama lagi, Huft... selama dia sibuk di dalam kantor."  Yonna berkata di dalam hati nya dan dia langsung bersiap dan menuju parkiran mobil. Sekretarisnya menegur dan bertanya kepada Yonna yang ingin pergi terburu-buru saat ini.  "Maaf, anda mau ke mana sendirian saja?"  "Hm... aku ingin ke kantor suamiku, mungkin kalau aku tidak sempat pulang lagi ke kantor dan aku meminta tolong kepadamu untuk mengunci ruanganku, paham?"  Jelas Yonna kepada Sekretaris nya. "Baiklah, kalau begitu hati-hati di jalan bu." Ucap Sekretaris nya dan langsung pergi menuju ruangan nya. Saat itu di perjalanan panjang Yonna sengaja tidak menelepon Dion untuk berkunjung ke kantor nya, dengan wajah yang sangat senang Yonna telah mempersiapkan semua nya dengan matang, soal nya akan melakukan yang terbaik juga saat ini. Dan tidak lupa dia membawa makanan yang Dion sukai juga. "Pasti Dion sangat senang jika aku berkunjung ke kantor nya dan aku berharap tidak ada permasalahan jika nanti akan membuat diri ini semakin dalam saja. aku merasa sudah jarang sekali bisa bersama lagi semenjak kejadian yang sudah datang itu,  kalau aku selalu saja melakukan nya demi kebaikan diri ini."  Yonna berkata dengan wajah yang sangat tidak sabar lagi sampai di kantor nya Dion.  
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD