POV ANNIE Kita udah samapai tempat tinggal kita setahun ke depan. Tempatnya biasa saja, sedikit kumuh, butuh banyak bantuan. Dari mahasiswa, aku sudah ingin sekali kerja di tempat seperti ini, tempat kita sungguh sangat dibutuhkan. Aku sering cerita ke Liam, tapi dia tidak setuju. Dia sedikit sombong, tidak tertarik dengan tempat seperti ini. Tapi aku masih ingat cerita Om Trevor, pengalamannya di tempat serupa. Beliau orangnya inspiratif sekali. Sekarang giliran aku yang membuat cerita sendiri di sini. Direktur brigade memberi sambutan, “Selamat datang, Dokter! Kalian sangat dibutuhkan di sini. Semoga betah! Seringkali, kepuasan pribadi lebih penting dibanding materi. Kita kumpul lagi dua jam ke depan untuk acara penyambutan, berkenalan dengan dokter lainnya.” Rasanya semangat sekali!

