Bagian Enam Puluh Enam

1101 Words

*** “Kamu kapan pulang?” Usai beberapa menit memperhatikan, Sean akhirnya bersuara—membuat Isyana yang semula sibuk menjemur baju, berbalik padanya dengan raut wajah yang terlihat kaget. Minggu pagi, Sean terbangun pukul setengah tujuh. Disambut rapihnya ruang tengah apartemen, dia dilanda heran, sehingga dengan segera Sean mencari orang yang sudah membereskan tempat tinggalnya. Tak langsung menebak Isyana, Sean sempat berpikir jika Atlannalah yang datang, sampai akhirnya dia mendapati sang istri di tempat mencuci. “Mas ih, bikin kaget aja,” ucap Isyana. “Saya sampe jam setengah enam di sini. Pulang jam lima dari rumah sakit.” “Kenapa pulang?” tanya Sean. Dia yang semula menyembulkan setengah badannya, masuk usai membuka pintu sedikit lebar. “Ibu kamu sama siapa?” “Ibu kan ada anak b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD